Rabu, 08 Mei 2013

Gaya-gaya yang bekerja pesawat terbang


Dalam diagram berikut, kita melihat empat gaya yang bekerja pada sebuah pesawat di sepanjang waktu.
23573/four_forces_1.png
Ketika pesawat terbang dalam penerbangan tingkat, semua keempat gaya seimbang dan pesawat dapat dikatakan dalam keadaan Keseimbangan.
Angkat (L) = Berat (W), dan
Dorong (T) =  gesekan (D)
Dalam keadaan pesawat melakukan perjalanan pada ketinggian stabil, dengan kecepatan merata, dan arah tetap




Mendaki Dan Menurun
Pembahasan berikut menjelaskan hubungan antara keempat gaya ketika pesawat sedang dalam tahap untuk mendapatkan ketinggian (climbing), dan ketika pesawat turun.
23573/climbing.png
Dalam diagram di atas, mempertimbangkan sudut pendakian menjadi \alpha
Penyelesaian vektor W, kita mendapatkan:

Komponen W sin \alpha berlawanan secara langsung dengan gaya dorong T dan,
Komponen W cos \alpha berlawanan secara langsung dengan gaya Angkat L
Oleh karena itu,

T = D+ W \sin  \alpha
Mengimplikasikan bahwa dalam mendaki,
T > D
T \propto \alpha
juga
L= W \cos  \alpha

yang menunjukkan bahwa
L < W (Penting untuk dicatat definisi Angkat dalam konteks ini)

L \propto \frac{1}{\alpha }
23573/descending.png

Pada diagram di atas, menganggap sudut peturunan menjadi \alpha.
Penyelesaian vektor kita mendapatkan bahwa total Force, bertindak sama dan berlawanan dengan berat (W), adalah resultan dari Angkat L dan vektor Drag D. Artinya,
\tan \alpha  = D/L                       (7)
Ini berarti bahwa
L/D \propto \frac{1}{\alpha}


atau,
Semakin tinggi nilai rasio, lebih datar sudut meluncur - maka lebih tepat (untuk manusia dan mesin) turunnya dari ketinggian.
23573/four_forces.png
Selain itu, gaya yang bekerja pada Mainplane (Sayap) yang seimbang dengan kekuatan yang sama yang bekerja pada tailplane (Stabilizer)
sumber: http://www//codecogs.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar